Jakarta, Veritika.id – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, melalui Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan di kawasan Timur Tengah, terus melakukan koordinasi dengan warga Indonesia yang berada di wilayah tersebut.
Seluruh perwakilan RI di kawasan Timur Tengah telah memberikan arahan kepada WNI mengenai situasi terkini. Mereka diminta menjaga ketenangan, meningkatkan kewaspadaan, mematuhi instruksi dari otoritas lokal, dan melakukan komunikasi secara berkala dengan perwakilan negara.
Imbauan ini juga berlaku bagi warga yang menghadapi kesulitan selama perjalanan akibat kondisi di daerah tersebut.
Selain itu, Kementerian Luar Negeri menyarankan masyarakat Indonesia yang berencana bepergian ke kawasan Timur Tengah atau transit melalui wilayah tersebut agar meninjau kembali rencana perjalanan. Penundaan perjalanan disarankan hingga situasi di kawasan menunjukkan kestabilan dan keamanan yang lebih baik.
Tim dari Kementerian Luar Negeri dan perwakilan di kawasan ini akan terus memantau perkembangan kondisi keamanan. Evaluasi dilakukan berdasarkan situasi di lapangan dan langkah-langkah yang sedang serta akan diambil untuk mengatasi kemungkinan perubahan kondisi.
Bagi warga Indonesia yang membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat, dapat menghubungi Hotline Direktorat Perlindungan WNI di nomor +62 812-9007-0027.
Selain itu, perwakilan di masing-masing negara juga menyediakan layanan kontakt melalui hotline berikut :
– KBRI Riyadh: +966 569173990
– KJRI Jeddah: +966 503609667
– KBRI Abu Dhabi: +971 566156259
– KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611
– KBRI Doha: +974 3332 2875
– KBRI Kuwait City: +965 97206060 / 97809760
– KBRI Manama: +973 38791650
– KBRI Amman: +962 779150407
– KBRI Baghdad: +964 7769842020
– KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889
– KBRI Beirut: +961 70817310
– KBRI Damaskus: +963 954444810












