Bekasi, Veritika.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia tingkat SMP Kota Bekasi menggelar Festival Bulan Bahasa 2026 dan mengumumkan 30 pemenang pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Auditorium SMP Negeri 2 Bekasi.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama MGMP Informatika tingkat SMP Kota Bekasi ini mencakup lima cabang lomba, yaitu membaca puisi, musikalisasi puisi, pidato, menulis cerpen, dan mendongeng. Penilaian dilakukan oleh 10 juri yang berasal dari kalangan pendidik, seniman, penulis, serta komunitas sastra.
Hasil penilaian menjadi dasar penetapan juara pertama, kedua, ketiga, dan juara harapan pada setiap cabang perlombaan.
Festival Bulan Bahasa 2026 menjadi ajang bagi pelajar SMP untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Indonesia melalui karya sastra dan penampilan. Peserta berasal dari sejumlah sekolah negeri dan swasta di Kota Bekasi serta sekolah lain yang tercantum pada daftar hasil perlombaan.
Sepuluh juri Festival Bulan Bahasa 2026
Berdasarkan dokumen Daftar Nama Juri Festival Bulan Bahasa Tahun 2026, berikut nama-nama juri beserta bidang lomba dan unit kerja atau afiliasinya:
- Risdaningsih — Musikalisasi Puisi; SMA Taman Harapan 1.
- Ujang Kasarung — Musikalisasi Puisi; Komunitas Guru Pencinta Sastra (KGPS).
- M. Eko Agustin — Pidato; Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
- Ihwanul Fadjri — Pidato; Seniman.
- Erna Winarsih Wiyono — Membaca Puisi; NW Studio Jakarta.
- Rissa Churria — Baca Puisi; Satupena Jawa Barat, Rumah Baca Ceria (RBC), penulis, dan pendidik di YPI Nurul Azhar.
- Prawiro Sudirjo — Menulis Cerpen; Yayasan Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat.
- Sri Endah Tunggul Palupi, S.Pd. — Menulis Cerpen; SMA Negeri 2 Babelan.
- Nurhayati — Lomba Mendongeng; pengurus Rumah Baca Ceria.
- Nuyang Jaimee (Putri Miranda) — Mendongeng; SMP/SMA Bekasi.
Penilaian pada lima cabang lomba
Pada cabang membaca puisi, Hugo Adhigana dari SMP Labschool Cibubur meraih juara pertama dengan nilai 203. Khansa Nafisa dari SMP Shidqia Islamic School menempati posisi kedua dengan nilai 202, sedangkan Risti Anindia dari SMP Negeri 43 Kota Bekasi memperoleh juara ketiga dengan nilai 201.
Untuk musikalisasi puisi, kelompok SMP Negeri 12 Kota Bekasi meraih juara pertama dengan nilai 194. Posisi kedua ditempati kelompok SMP Negeri 4 Kota Bekasi dengan nilai 191, disusul kelompok SMP Negeri 35 Kota Bekasi dengan nilai 190.
Pada cabang pidato, Adelia Nakeysha dari SMP Negeri 31 Kota Bekasi memperoleh juara pertama dengan nilai 185. Fania Purnama Ramadhani dari SMP Negeri 11 Kota Bekasi meraih juara kedua dengan nilai 184, sementara Laila Fadhilah Syakib dari SMP Negeri 39 Kota Bekasi menempati posisi ketiga dengan nilai 182.
Lomba menulis cerpen menetapkan Nusayba Fitria R.M. dari SMP Negeri 22 Kota Bekasi sebagai juara pertama dengan nilai 185. Jasmine Aleitheia Aditya dari SMP Marsudirini Bekasi meraih juara kedua dengan nilai 184, sedangkan Innara Alikha Sakhti dari SMP Negeri 2 Kota Bekasi menempati posisi ketiga dengan nilai 183.
Sementara itu, Tsania Dhia Anandita dari SMP Negeri 8 Kota Bekasi menjadi juara pertama mendongeng dengan nilai 730. Julio Caesar Andrew dari SMP Negeri 4 Kota Bekasi meraih juara kedua dengan nilai 720, sedangkan Nur Uswatun Khasanah dari SMP Negeri 48 Kota Bekasi memperoleh juara ketiga dengan nilai 695.
Dukungan terhadap kegiatan literasi pelajar
Penyelenggaraan Festival Bulan Bahasa 2026 melibatkan panitia MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMP Kota Bekasi. Berdasarkan surat tugas kepanitiaan nomor 016/MGMP BIN-SMP/X/2026 tertanggal 16 Oktober 2026, para petugas menjalankan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing.
Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk berlatih menulis, berbicara di depan umum, membawakan puisi, serta menyampaikan cerita melalui pertunjukan. Hasil perlombaan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk mengembangkan kegiatan literasi dan pembelajaran Bahasa Indonesia.
Pengumuman pemenang pada 24 Oktober 2026 ditetapkan melalui berita acara nomor 018/MGMP BIN-SMP/X/2026. Dokumen tersebut menyatakan bahwa hasil perlombaan menjadi hasil resmi Festival Bulan Bahasa Tahun 2026.
Festival ini menjadi bagian dari kegiatan pendidikan Bahasa Indonesia tingkat SMP di Kota Bekasi yang melibatkan siswa, guru, juri, dan komunitas sastra melalui berbagai bentuk perlombaan bahasa dan seni.












