BeritaSeni & Budaya

15-Year-Old Artist Maeve Patricia Audie Presents “Jejak Laut” Installation Made from Shells and Coral

4
×

15-Year-Old Artist Maeve Patricia Audie Presents “Jejak Laut” Installation Made from Shells and Coral

Sebarkan artikel ini
Maeve Patricia Audie, seniman muda berusia 15 tahun, memperkenalkan karya instalasi Jejak Laut yang dibuat dari kerang dan karang. Karya ini menggambarkan hubungan manusia dengan laut melalui proses pengumpulan dan penyusunan material alami. Melalui instalasi tersebut, Maeve mengajak masyarakat untuk menghargai lingkungan serta melihat seni sebagai media ekspresi dan kepedulian terhadap alam.

Jakarta, Veritika.id – Maeve Patricia Audie (Eve), seniman muda berusia 15 tahun, memperkenalkan karya instalasi berjudul Jejak Laut yang menggunakan susunan kerang dan karang sebagai media utama.

Karya tersebut dibuat oleh Eve sebagai bentuk ekspresi seni sekaligus upaya mengajak masyarakat mengenal hubungan yang lebih dekat dengan laut. Proyek ini dikerjakan melalui proses pengumpulan kerang dari laut yang kemudian disusun menjadi tirai panjang.

“Laut bukan hanya tempat yang dilihat, tetapi juga ruang yang menyimpan pengalaman dan cerita. Melalui karya Jejak Laut, susunan kerang dan karang menjadi pengingat bahwa hubungan manusia dengan alam dapat dibangun melalui tindakan sederhana, rasa menghargai, dan kepedulian terhadap lingkungan.”

Melalui karya tersebut, Eve menyampaikan pesan tentang penghargaan terhadap alam serta pengalaman pribadi yang membentuk perjalanan seninya.

Eve mengenal dunia seni sejak usia dini meski tidak berasal dari keluarga seniman. Ketertarikannya terhadap seni muncul ketika ia mengalami kejenuhan pada masa pendidikan. Coretan yang awalnya muncul sebagai kegiatan spontan di buku pelajaran berkembang menjadi media untuk mengekspresikan perasaan dan ide.

Sebagai anak tunggal yang sering menjalani waktu tanpa kehadiran kedua orang tua, Eve menemukan ruang ekspresi melalui seni. Aktivitas menggambar dan membuat karya visual menjadi bagian dari prosesnya mengenali diri serta mengembangkan kemampuan kreatif.

Melalui Jejak Laut, Eve memilih kerang dan karang sebagai unsur utama karena benda-benda tersebut memiliki hubungan langsung dengan laut. Ia mengumpulkan material tersebut secara langsung sebelum menyusunnya menjadi sebuah instalasi. Setiap bagian dipasang secara bertahap hingga membentuk tirai yang menjadi karya akhir.

Karya ini menggambarkan pengalaman Eve saat berinteraksi dengan lingkungan laut. Ia ingin menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan alam dapat dimulai melalui tindakan sederhana, seperti mengamati, menghargai, dan menjaga lingkungan sekitar.

Instalasi Jejak Laut ditujukan bagi masyarakat yang ingin mengenal cara baru untuk berinteraksi dengan alam melalui karya seni. Melalui karya tersebut, Eve berharap pengunjung dapat melihat laut sebagai bagian dari lingkungan yang perlu dihargai dan dijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *